Kades Gunung Jaya: Pergi Ke Pasar Guci Tidak Pakai Masker Di Suruh Pulang

Era Jateng
Jumat, 24 April 2020, 07:54 WIB Last Updated 2020-04-24T00:54:13Z

ERA JATENG ■ Guna mengantisipasi penyebaran virus corona, pemerintah Desa Gunung Jaya beserta Linmas dan ormas Pemuda Pancasila melaksanakan beberapa kegiatan berupa pembagian masker dan penyemprotan desinfektan.

Salah satu lokasi yang disasar dalam pembagian masker tersebut yakni di Pasar Guci, Desa Gunung Jaya. 

Ditempat ini, Kades Gunung Jaya Sugeng Riyadi tampak membagikan masker kepada para pembeli dan pedagang yang belum menggunakan masker.

Selain itu, melalui pengeras suara,  Kades Gunung Jaya menyampaikan pesan dan himbauan kepada seluruh pengguna pasar untuk selalu menjaga kebersihan dan mentaati himbauan pemerintah terkait wabah covid-19.

"Lelah memang, tapi ini harus disampaikan kepada warga, dan itu sudah kewajiban. Kita ingatkan dan dihimbau agar warga tertib mematuhi aturan," kata Sugeng Riyadi, saat ditemui EraJateng.com di TKP, kemarin.

Selain blusukan di pasar, Kades Gunung Jaya dan jajarannya juga keliling ke area perkampungan warga guna membagikan masker.  Secara kebetulan pada hari itu, juga dilakukan penyemprotan desinfektan di lingkungan warga desa, sejak selasa (21/04/2020) lalu.

Menurut Sugeng Riyadi, kegiatan ini dilakukan oleh Pemdes setempat supaya desanya tidak terjangkit oleh wabah corona tersebut.

"Untuk himbauan di Pasar Guci ini adalah yang ketiga kalinya," ungkap kades di sela-sela sosialisasi.

"Siapa pun yang tidak menghiraukan himbauan Pemerintah menggunakan masker di area pasar di suruh pulang," tegasnya.

Untuk itu, seperti tak kenal lelah Kades Gunung Jaya terus berkeliling guna sosialisasi ke warga.

"Himbauan untuk menggunakan masker, menyiapkan tempat cuci tangan didepan rumah, dan menjaga kebersihan itu harus. Sedangkan kepada warga yang baru mudik supaya mengkarantina secara mandiri selama 14 hari, demi keamanan bersama," imbuhnya.

Kedepan, kata Kades Gunung Jaya, kegiatan sosialisasi akan terus dilakukan semaksimal mungkin, supaya desanya benar-benar seteril dan terbebas dari virus corona yang berbahaya ini.

■ Imam Santoso

Komentar

Tampilkan

Berita Terbaru