Perubahan Iklim Rentan Membuat Tempat Hidup Nyamuk Demam Berdarah Semakin Bertambah

Era Jateng
Jumat, 13 Maret 2020, 21:37 WIB Last Updated 2020-03-13T14:37:52Z

ERA JATENG ■ Fenomena perubahan iklim yang terjadi saat ini di wilayah Kabupaten Purbalingga dan sekitarnya dikhawatirkan dapat mempercepat pertumbuhan dan kembang biak nyamuk demam berdarah.

Selain itu, perubahan iklim juga rentan membuat tempat hidup nyamuk demam berdarah semakin bertambah.

Dikutip dari Kompas .Com, menurut Peneliti Ilmu Lingkungan Universitas Padjadjaran Bandung, Johan Iskandar, di Bandung, Senin (2/3), perubahan iklim yang menyebabkan udara lebih hangat berperan besar meningkatkan perkembangan nyamuk demam berdarah.

Perubahan iklim membuat suatu daerah yang semula dingin dan bukan tempat yang cocok berkembang biak bagi nyamuk lantas menghangat akibat pemanasan global dan lokal. Akibatnya, banyak ditemui kasus baru di beberapa daerah menjadi rawan demam berdarah.

Hutan-hutan banyak dibuka menjadi rumah tinggal atau pertanian. Maka tidak aneh bila di dataran tinggi yang seharusnya berudara dingin kini menjadi lebih hangat dan menjadi tempat ideal bagi perkembangan nyamuk demam berdarah, katanya.

Hal ini menjadi salah satu yang melatarbelakangi kegiatan PSN di wilayah Kecamatan Karangjambu yang secara tipologi merupakan dataran tinggi dengan suhu biasanya dingin, (13/3/2020).


Diungkapkan oleh Koptu Sukirman, salah satu Babinsa Posramil Karangjambu yang turut mendampingi kegiatan PSN bersama Forkopimcam Karangjambu dan masyarakat."

"Betul biasanya daerah dingin jarang nyamuk namun kenyataaanya sekarang suhu di Karangjambu menghangat tidak ada salahnya dilaksanakan PSN mengantisipasi informasi wabah DBD yang menjangkit dibeberapa tempat di wilayah Kabupaten Purbalingga, pada kenyataanya benar setelah diadakan PSN beberapa tempat memang ditemukan adanya jentik nyamuk DB sesuai cirinya," terangnya.

Hal senada turut ditambahkan dr. Angraeni Kapuskesmas Karangjambu," hendaknya masyarakat lebih peduli dengan kebersihan lingkungannya, harapannya bila lingkungan bersih maka kesehatan masyarakat akan terjaga," paparnya.

■ Pendim 0702/Imam Santoso

Komentar

Tampilkan

Berita Terbaru

ERA SOLO

+