Breakwater Pantai Barat Pangandaran Segera Dibangun

Iklan Semua Halaman

Loading...

Header Menu

Breakwater Pantai Barat Pangandaran Segera Dibangun

Era Jateng
Minggu, 06 Oktober 2019

ERAJATENG.COM ■ Guna menunjang kepariwisataan, khususnya untuk meningkatkan kunjungan dan kenyamanan wisatawan, pemerintah Kabupaten Pangandaran lakukan penataan berbagai sudut destinasi wisata, dengan menggunakan anggaran dana APBD daerah juga bantuan dari provinsi dan Pusat.

Pemerintah Provinsi Jabar dalam dekat ini akan lakukan penataan seputar pantai barat, hal itu Seperti diutarakan Kadis Sumber daya air Provinsi Jabar, yang disampaikan oleh Aseng Supriatna, ST.M.Si. selaku UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Ciwulan,

“program pemerintah Provinsi Jabar untuk melakukan penataan Pantai di wilayah Pangandaran, Salah satunya Pembangunan Struktur Pemecah Ombak (breakwater), guna pengamanan penahan arus ombak laut, sehingga area renang di pantai menjadi lebih luas, dengan panjang 120 meter, Lebar 25 meter dengan injeksi 3 meter," jelas Aseng.

Biaya pembangunan breakwater ini, kata Aseng, bersumber dari dana APBD Provinsi tahun anggaran 2019, terletak di Desa Pananjung, kabupaten Pangandaran.

"Semoga dengan dibangunnya breakwater dapat meningkatkan jumlah wisatawan," harapnya, saat sosialisasi yang bertempat Desa Pananjung, Jumat.(4/10).

Sosialisasi program pembangunan breakwater dihadiri Camat Pangandaran, Danramil, Kapolsek, TNI AL Pangandaran, Dinas PUPTR, Kadis Kelautan, Disparbud, Kepala Desa Pananjung, tokoh masyarakat dan warga lainnya.

Pelaksanaan pembangunan tersebut dilakukan oleh PT. BAP selaku pemenang tender, dengan nilai kontrak 16 milyar. Sementara pengerjaan akan dilakukan sesuai Kontrak per 1 Oktober 2019, dengan lama pengerjaan 90 hari kalender.

“Ditargetkan sebelum tahun baru sudah selesai dan pembangunan ini akan dilanjutkan pekerjaannya tahun depan, sekarang masih persiapan pelaksanaan, kami mohon bantuan masyarakat, agar pembangunan waterbreak bisa berjalan lancar sebagaimana mestinya,"  paparnya.