Antipasi Premanisme Jalanan, Danramil 12 Mranggen Bina Pengamen Dan Anak Punk

Era Jateng
Selasa, 25 Februari 2020, 08:00 WIB Last Updated 2020-02-25T01:00:42Z

ERA JATENG ■ Akhir-akhir ini anak jalanan dan anak punk sering terlihat “nongkrong” dan berkeliaran di sekitar Wilayah Kecamatan Mranggen.

Kehadiran para anak jalanan dan anak punk ini sedikit banyak menimbulkan “keresahan” bagi masyarakat di sekitar lingkungan tersebut.

Menyikapi hal itu, Personel TNI AD dari Satuan Koramil 12/Mranggen  yakni Babinsa Desa Tamansari Serda Subur pun melakukan komunikasi sosial (komsos) dengan anak jalanan dan anak punk tersebut, pada Senin 24-02-2020.

“Kita mengajak mereka untuk berpikir dengan pola hidup yang positif dan tidak meresahkan masyarakat,” katanya saat dikonfirmasi, hari ini.

Menurutnya, dengan adanya komunikasi sosial dengan anak jalanan dan anak punk tersebut diharapkan dapat mengubah pola pikir mereka agar menjalani hidup dengan baik.

“Agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik, karena mereka masih usia muda,” kata Serda Subur.

Ditempat terpisah, Danramil 12/Mranggen Kodim 0716/Demak Kapten Inf Subowo menyampaikan upaya kmsos itu guna menghindari tindakan ganguan dan keresahan warga.

"Kita bina mereka dan diberikan juga penyuluhan, jika mereka tidak diberi bimbingan dan penyuluhan mereka akan menjadi liar dan bisa mengganggu kenyamanan masyarakat. Masyarakat sendiri merasa terganggu dengan keberadaan mereka, makanya kita coba berikan pemahaman kepada anak-anak ini”. Ujar Danramil Mranggen Kapten Inf Subowo.

Danramil menambahkan, Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) kepada para Pengamen dan anak Punk merupakan bagian rangkaian antisipasi Premanisme yang merupakan bagian dari tugas babinsa diwilayah.

■ R/pendim

Komentar

Tampilkan

Berita Terbaru