Sinergitas Elemen Masyarakat Banyumas, Ini Aksi Mereka

Era Jateng
Rabu, 11 Desember 2019, 08:12 WIB Last Updated 2019-12-11T01:12:45Z
  Sinergitas Elemen Masyarakat Banyumas, Ini Aksi Mereka

ERAJATENG.COM ■ Bertempat di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas, Provinsi Jawa Tengah telah dilaksanakan donor darah bersama komponen dan elemen masyarakat dalam rangka Hari Juang TNI AD Tahun 2019 yang dilaksanakan Korem 071/Wk bekerjasama dengan PMI Banyumas.

Acara ini dihadiri sekitar 641 orang peserta dan yang melakukan donor darah sebanyak 473 orang, pada Selasa (10/12/2019) kemarin.

Donor darah bersama komponen dan elemen masyarakat ini, bertujuan untuk mewujudkan sinergitas antara TNI/Polri, Pemerintah Daerah beserta komponen dan elemen masyarakat untuk membantu PMI Banyumas dalam persediaan cadangan darah diwilayah Kabupaten Banyumas dan terciptanya kemanunggalan TNI/Rrakyat.

Danrem 071/Wijayakysuma Kolonel Kavaleri Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kasiterrem 071/Wijayakusuma Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., menyampaikan mendonorkan darah kepada seseorang yang membutuhkan adalah perbuatan kemanusiaan yang sangat mulia, karena dengan mendonorkan sebagian darahnya, berarti seseorang telah memberikan pertolongan kepada orang lain.

“Dilihat dari urgensinya, donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial, dengan maksud dan tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan sinergitas TNI/Polri, Pemerintah Daerah beserta komponen dan elemen masyarakat, sebagai persediaan cadangan darah diwilayah Kabupaten Banyumas,” kata Danrem.

"Kegiatan ini juga wujud kepedulian TNI, sebagai implementasi dan penjabaran prajurit dalam mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya dan sebagai bentuk kemanunggalan TNI-Rakyat", jelasnya.

Donor darah dalam rangka Hari Juang TNI AD Tahun 2019 yang bekerjasama dengan PMI Banyumas dan diikuti ratusan prajurit TNI, anggota Polri, Pemkab, dan berbagai komponen serta elemen masyarakat  termasuk didalamnya unsur perguruan tinggi yang ada di Banyumas.

"Kegiatan yang dilaksanakan ini,  sebagai wahana dan wadah bagi prajurit dan PNS khususnya prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma memberikan apresiasi dan semangat kepedulian terhadap sesama, kebersamaan, kesadaran dan jiwa sosial," ungkapnya.

Setetes darah yang kita dermakan kepada sesama sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Dan dengan memberikan apresiasi ini, akan memberikan motivasi, teladan dan panutan bagi masyarakat sekitar.

“Terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada prajurit dan PNS TNI AD, serta segenap warga masyarakat dan komponen bangsa lainnya yang telah dengan sukarela mendonorkan darahnya untuk disumbangkan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan, dan saya juga menghimbau kepada prajurit dan PNS TNI AD, serta warga masyarakat agar terus membudayakan donor darah. Budayakan donor darah, tidak hanya terbatas pada momen-momen hari-hari besar TNI saja, namun dilaksanakan setiap tiga bulan sekali atau secara rutin sebagai pendonor tetap. Semakin banyak orang mendonorkan darah, semakin banyak pula nyawa orang lain yang akan tertolong jiwanya,” imbuhnya.

Sementara itu, dr. Ivonne Rusiandari, Kepala Unit Donor Darah PMI Kab.Banyumas menyampaikan kebutuhan darah di Kabupaten Banyumas adalah 185 kantong per hari untuk memenuhi kebutuhan Rumah Sakit se-Kabupaten Banyumas dan sekitarnya.

Dikatakan, pihaknya setiap hari mengadakan kegiatan mobil unit di beberapa tempat di Kabupaten Banyumas di tingkat Desa, Kecamatan, di instansi pemerintahan maupun swasta dan juga di kantor PMI. "Pasien-pasien yang membutuhkan darah, sampai sejauh ini  meningkat dari tahun ke tahun. Oleh karenanya, kebutuhan darah sepertinya tidak akan pernah berhenti akan terus selalu membutuhkan", ujarnya.

Dikatakan pula, manfaat yang bisa didapat dari rutin melakukan donor darah diantaranya, akan mendapatkan cek rutin kesehatan setiap 2 bulan sampai 3 bulan sekali dengan dicek tensinya, berat badan, kemudian hemoglobinnya, kemudian dicek juga denyut nadinya, suhu tubuh sehingga bisa selalu terjaga, terantisipasi. Apabila ada hal-hal yang mungkin mengancam kesehatan kita dari sejak awal lebih dini.

"Dengan rutin melakukan donor darah juga dapat diperiksa 4 penyakit diantaranya hepatitis, Hepatitis B, Sipilis dan HIV," terangnya. (RBM)


Komentar

Tampilkan

Berita Terkini

Loading...