Terkena Stress, Ini Penawarnya Dalam Alquran

Iklan Semua Halaman

Loading...

Header Menu

Terkena Stress, Ini Penawarnya Dalam Alquran

Era Jateng
Jumat, 06 September 2019
Terkena Stress, Ini Penawarnya Dalam Alquran

Dalam kehidupan modern, stres menjadi pelengkap hidup. Banyak masalah dan sedikit solusi yang diketahui. Orang yang kurang kuat imannya, dapat melakukan bunuh diri. Orang yang kuat iman, tapi terlalu ambisi mencapai sesuatu, dapat mengalami stroke. Seorang dokter neorologi berkata, sekalipun tekanan darah tinggi, insya Allah tidak akan stroke, selama orangnya, tidak stres. Berarti stres pemicu utama lahirnya stroke yang banyak didera bangsa ini.

Menurut dokter neorologi, perasaan stres sering menjadi musuh dalam selimut. Perasaan ini datang tiba-tiba dan sulit dikendalikan. Bila tidak, dapat memicu timbulnya berbagai penyakit, seperti jantung, darah tinggi dan stroke. Lalu bagaimana untuk mengatasinya?

Ternyata Alquran sudah membahas bagaimana caranya mengatasi rasa stres itu. Sebagaimana kita ketahui Alquran disebut juga sebagai Asy-Syifa atau obat. Maka jika mengalami stres, kembali saja kepada Alquran.

Dalam Alquran terdapat banyak keutamaan, salah satunya adalah penawar. Lalu jika stres apa yang Alquran anjurkan untuk kita?

1. Sabar

Jika stres menghadapi masalah yang sukar diputuskan “Salah atau benarnya sesuatu” maka Alquran memberi petunjuk “Fa Shabrun Jamil” (Maka bersabar itu lebih indah). Dan hanya kepada Allah tempat memohon pertolongan. (QS. Yusuf : 18).

Ucapan itu disampaikan Nabi Ya’kub, ketika anak-anaknya datang membawa kemeja yang berlumuran darah kepunyaan Yusuf, sebagai bukti bahwa ia telah diterkam binatang buas. Daripada stres karena darahnya meragukan, Nabi Ya’kub berkata “Sabar itu lebih indah.”

Demikian Sitti Maryam, ketika dituduh melacur karena melahirkan anak (Isa) tanpa ayah, juga sabar, untuk mengobati stres yang berkepanjangan. Bahkan Aisyah, isteri Rasul, ketika digosip, juga menjadikan Sabar sebagai pengobatan dalam stres.


2. Zikrullah

Mengingat Allah (Zikrullah) termasuk dapat mengatasi stres. Dengan mengingat dan mengembalikan segalanya dari dan untuk Allah, maka stres akan dapat diatasi. Sesuai Alquran, “Tathmainn Al-Qulub” (Mengingat Allah, hati akan tenang). (QS. Al-Raad 28).

Menurut ulama Tafsir, yang termasuk Zikrullah adalah melakukan salat, membaca Alquran dan langsung menyebut "Lailaha ilallah" sebanyak-banyaknya.

Diperkuat Alquran dengan ayat “Dan carilah pertolongan, dengan berlaku Sabar dan mengerjakan Salat,” (QS.Al-Baqarah : 45).

Disamping kedua hal tersebut, juga yang dapat mengatasi stres, adalah akidah dengan meyakini kebenaran ayat Alquran yang berbunyi “Inna Ma’al Usri Yusra (Sesungguhnya setelah kesulitan, ada kemudahan. Setelah kesulitan, ada kemudahan) (QS. Al Insirah : 5-6). (Disebutkan dua kali).

Alhasil, dari uraian singkat di atas, dipahami mengatasi stres sesuai Alquran disamping mencari solusi berupa pengobatan lahir, juga diperlukan pengobatan batin, yaitu meyakini kesempurnaan Tuhan, dan meyakini kekurangan manusia, serta kaifiatnya, banyak bersabar, shalat, istigfar dan zikir.

Praktek Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dalam mencari penyegaran dan menghilangkan stres, diantaranya dianjurkan kepada umatnya berpuasa dan bercampur isteri dua kali seminggu.

Oleh: H. D. Aditya